Cara mencegah sakit kepala

Mungkin belakangan ini Anda mulai gelisah karena sering didera sakit kepala. Jangan keburu panik. Coba periksa postur tubuh Anda selama ini, karena bisa jadi itulah penyebab utama sakit kepala yang sangat mengganggu Anda.

Menurut Roger Cady, MD, Vice President dari National Headache Foundation, postur tubuh merupakan salah satu faktor yang kurang diperhatikan dalam masalah nyeri kepala. Salah satu kesalahan postur tubuh yang paling sering terlihat adalah forward head posture (FHP) atau kepala yang menjulur ke depan. Ketika leher Anda terbiasa tertarik ke arah depan, Anda harus memiringkan kepala Anda ke atas untuk melihat, demikian jelas Cady. Buruknya, posisi seperti ini bisa menekan saraf dan otot yang berada di bagian dasar tulang tengkorak. Penyebab paling lazim terjadinya FHP adalah kebiasaan duduk merunduk di depan komputer.

Colleen Baker, seorang terapis fisik yang berpraktik di Headache Care Center di Springfield, memberikan beberapa trik untuk membantu Anda menjaga posisi kepala agar tetap lurus:

* Bayangkan ada seutas tali yang terikat di bagian atas kepala Anda, dan menghubungkannya dengan langit-langit ruangan.
* Secara berkala, periksalah postur tubuh untuk memastikan telinga Anda berada dalam posisi segaris dengan bahu.
* Buatlah pengingat di komputer Anda yang akan memunculkan pesan setiap setengah jam untuk melakukan kedua tip sebelumnya.

Trik menghindari sakit kepala saat perubahan cuaca sangat ekstrim

Kondisi cuaca yang tak menentu bisa mengganggu kenyamanan kita dalam beraktivitas. Apalagi, perubahan cuaca saat ini terbilang ekstrim. Pagi panas terik, sore hari bisa hujan deras. Menurut studi terbaru dari Harvard, risiko sakit kepala bertambah besar manakala suhu udara terasa lebih panas daripada biasanya.

Tapi pada anak-anak, mereka justru menderita sakit kepala ketika musim hujan, atau saat suhu udara sangat lembap."Tubuh yang dehidrasi akan memperparah gejala sakit kepala. Maka itu, kita perlu minum air putih yang cukup. Dan, sebisa mungkin hindari berada di luar ruangan saat matahari sedang bersinar sangat terik," saran Alexander Mauskop, MD., pendiri New York Headache Center.

Ia menambahkan, latihan kardio yang rutin juga dapat membantu meringankan gejala sakit kepala. "Pembuluh darah di otak jadi lebih fleksibel, mudah melebar dan mengerut. Akibatnya, tak muncul nyeri akibat tekanan udara yang berubah-ubah," tambah Mauskop.

Jadi perkuat diri kita dengan air putih, makanan sehat, dan olahraga teratur untuk menghadapi perubahan cuaca yang ekstrim.

Comments